Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Indonesia, 16 April, 2026 /PRNewswire/ — Masalah utang di Indonesia terus memburuk. Data OJK mencatat jumlah pinjaman yang menunggak menembus Rp100,69 triliun pada Februari 2026 seperti dilansir dari tempo.com.

Yang lebih mengkhawatirkan, banyak individu memiliki pinjaman aktif di lebih dari satu platform sekaligus. Tidak sedikit yang terjebak dalam siklus "gali lubang tutup lubang" meminjam dari satu pinjol untuk membayar utang di pinjol lain, yang justru memperbesar pokok utang karena bunga dan biaya admin terus bertumpuk.

Direktur CELIOS Bhima Yudhistira menilai kenaikan utang pinjol ini bukan sinyal positif, karena menunjukkan pendapatan masyarakat tak lagi cukup untuk kebutuhan sehari-hari seperti dilansir dari Detik Finance.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di luar tekanan finansial, peminjam juga menghadapi tekanan psikologis: kecemasan menghadapi jatuh tempo, bunga yang terus berjalan, hingga ketakutan terhadap proses penagihan. Hal ini dapat mengikis fokus mental dan menurunkan produktivitas kerja.

Di tengah situasi ini, FLIN, sebuah perusahaan konsultan keuangan, membantu individu mengembalikan kendali atas kondisi finansial mereka melalui pendampingan konsolidasi utang lewat Program Dana Talangan. Konsepnya sederhana, FLIN memfasilitasi proses penggabungan seluruh utang dari kartu kredit, paylater (BNPL), pinjaman online, dan kredit tanpa agunan (KTA) menjadi satu cicilan yang lebih mudah dikelola.

Dengan menghubungkan klien ke mitra keuangan terpercaya berlisensi OJK, FLIN membantu mendapatkan tenor yang fleksibel, bunga yang lebih rendah, dan mengurangi cicilan bulanan hingga 70% dibandingkan total kewajiban sebelumnya, memberikan solusi nyata bagi karyawan. Perusahaan telah bersertifikasi ISO 27001 dan terdaftar resmi di KOMDIGI, memastikan proses yang aman dan transparan.

Berdiri sejak awal 2025, FLIN yang didukung oleh investor terkemuka dari Amerika Serikat dan India telah mencatat pertumbuhan pesat. Lebih dari 800 dana talangan telah berhasil disalurkan, disertai 20.000+ sesi konsultasi utang.

"Kami melihat semakin banyak karyawan yang total cicilan bulanannya sudah melebihi 70–80% dari penghasilan mereka, sering kali tersebar di tiga atau lebih lembaga keuangan, termasuk bank, pinjaman online, dan platform paylater. Melalui edukasi keuangan dan Program Dana Talangan kami, kami membantu mereka menggabungkan utang-utang tersebut menjadi satu rencana pembayaran yang lebih terkelola," ujar Aniruddha Newaskar, Credit & Risk Manager.

Dengan pendekatan berbasis empati dan teknologi, FLIN tidak hanya menyelesaikan masalah pembayaran utang jangka pendek, tetapi juga membantu klien membangun fondasi keuangan yang sehat. Selama program berlangsung, setiap individu didampingi dan diedukasi oleh tim profesional yang berdedikasi tinggi.

Ke depan, FLIN menargetkan perluasan jangkauan layanan ke berbagai wilayah di Indonesia dan negara lainnya di Asia Tenggara. Hal ini diikuti peningkatan literasi keuangan melalui konten edukatif dan kemitraan strategis dengan berbagai institusi, demi mendorong transformasi sosial-ekonomi jangka panjang bagi semua orang.

Tentang FLIN

FLIN adalah perusahaan konsultan keuangan di Indonesia yang membantu karyawan menggabungkan seluruh utang menjadi satu cicilan yang lebih mudah dikelola melalui Program Dana Talangan. Bekerja sama dengan mitra keuangan berlisensi OJK, FLIN memastikan proses yang aman, jelas, dan suportif. Terdaftar di KOMDIGI dan bersertifikasi ISO 27001, FLIN menggabungkan teknologi, edukasi, dan pendekatan yang mengutamakan klien untuk membantu orang mengembalikan kendali atas keuangan mereka. Informasi lebih lanjut, kunjungi www.flin.co.id.

Follow WhatsApp Channel pusatsiaranpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UNISOC Lyric Audio: Mengubah Pengalaman Mendengarkan Audio
Hard Rock Cafe dan Coca-Cola® Meluncurkan Kompetisi Musik Hard Rock Rising untuk Musisi Pendatang Baru
Laporan Cision Peringatkan Merek tentang ‘Jebakan Fragmentasi Data’ yang Merugikan
Lockton Memperkenalkan Lockton SAGE: Platform Kecerdasan Perusahaan Terpadu Pertama di Industri
Survei Herbalife: Budaya “Wellness” Kian Menguat di Asia Pasifik, Empat dari Lima Konsumen Memprioritaskan Kesehatan Holistik
PCG Global Rampungkan Pendanaan Pra-Seri A, Tangkap Peluang dari Pesatnya Kebutuhan Energi di Asia Tenggara
Mintoak Mengumumkan Akuisisi terhadap Perusahaan Fintech ICC Loyalty yang Berkantor Pusat di Timur Tengah.
Pangsa Pasar Minyak Sawit Berkelanjutan Bersertifikat Berpotensi Mencapai 40%

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:58 WIB

UNISOC Lyric Audio: Mengubah Pengalaman Mendengarkan Audio

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:15 WIB

Hard Rock Cafe dan Coca-Cola® Meluncurkan Kompetisi Musik Hard Rock Rising untuk Musisi Pendatang Baru

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Laporan Cision Peringatkan Merek tentang ‘Jebakan Fragmentasi Data’ yang Merugikan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 04:12 WIB

Lockton Memperkenalkan Lockton SAGE: Platform Kecerdasan Perusahaan Terpadu Pertama di Industri

Rabu, 5 Agustus 2026 - 03:00 WIB

Survei Herbalife: Budaya “Wellness” Kian Menguat di Asia Pasifik, Empat dari Lima Konsumen Memprioritaskan Kesehatan Holistik

Berita Terbaru

UNISOC AI Ultrasonic Fused Proximity Sensing

Press Release

UNISOC Lyric Audio: Mengubah Pengalaman Mendengarkan Audio

Rabu, 5 Agu 2026 - 23:58 WIB