Farmdar Raih Investasi Strategis dari Asian Development Bank untuk Mengembangkan Skala Teknologi AI di Sektor Pertanian Asia

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 10 November 2025 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

SINGAPURA, 10 November 2025 /PRNewswire/ — Farmdar, perusahaan agritech yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan teknologi antariksa untuk sektor pertanian yang berkelanjutan dan tangguh terhadap perubahan iklim, hari ini meraih pendanaan dari ADB Ventures, perusahaan modal ventura milik Asian Development Bank (ADB).

Dua Co-founder Farmdar, Muhammad, Manghi and Ibrahim.
Dua Co-founder Farmdar, Muhammad, Manghi and Ibrahim.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Investasi strategis ini mengawali kemitraan jangka panjang agar Farmdar mampu mempercepat penerapan produk AI dan teknologi pertanian presisi bagi petani, pelaku agrobisnis, dan industri pendukung lain di Asia Selatan dan Asia Tenggara.

"Farmdar memanfaatkan data satelit dan analisis berbasiskan AI untuk mengatasi tantangan besar di sektor pertanian dan rantai pasok. Dengan jangkauan luas ADB di sektor ini, kolaborasi tersebut akan memperluas solusi Farmdar di Asia Tenggara sekaligus memperkuat daya tahan dan adaptasi sektor pertanian terhadap perubahan iklim secara transformatif," ujar Arsalan Farooquee, ADB Ventures.

"Kami menyambut baik keterlibatan ADB Ventures dalam perjalanan kami untuk menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat," kata Muhammed Bukhari, Co-founder & CEO, Farmdar. "Farmdar sangat berkomitmen terhadap Asia. Lewat kemitraan yang terjalin dengan ADB, lembaga yang memiliki pengalaman dan reputasi, kami dapat mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan inklusif di negara-negara seperti Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Vietnam."

Investasi ini terwujud pada momen yang krusial. Komunitas petani di Asia menghadapi tekanan besar akibat perubahan iklim, mengalami penurunan produktivitas, dan mengalami kondisi rantai pasok yang tidak menentu. Maka, para petani, perusahaan agrobisnis, lembaga keuangan, dan pemerintah harus mampu memantau, memprediksi, dan merespons secara presisi.

Farmdar melayani berbagai segmen pertanian — mulai dari benih dan perlindungan tanaman, pupuk, pangan dan minuman, mesin pertanian, agritech, hingga lembaga keuangan — dengan cakupan komoditas utama seperti gandum, padi, jagung, kedelai, tebu, kentang, serta berbagai buah dan sayuran.

Produk utama Farmdar meliputi CropScan™, platform AI dan teknologi antariksa yang memberikan analisis mendalam bagi perusahaan agribisnis yang ingin menyusun perencanaan lebih baik, serta YieldPro™, platform pemantauan tanaman yang membantu petani dan perusahaan meningkatkan hasil panen, menghemat biaya, serta beradaptasi terhadap perubahan iklim.

Dengan pendanaan ini, Farmdar akan memperkuat jangkauan pasar dan meluncurkan proyek percontohan di pasar-pasar baru di Asia. Babak pendanaan ini juga diikuti investor sebelumnya, yakni Indus Valley Capital dan Moment Ventures, sehingga mencerminkan dukungan kuat investor terhadap strategi pertumbuhan Farmdar.

Tentang Farmdar
Berkantor pusat di Singapura, Farmdar memiliki tim di Thailand, Kolombia, India, Brasil, dan Pakistan. Farmdar memanfaatkan AI dan teknologi antariksa untuk menghasilkan analisis yang membantu petani, pelaku agrobisnis, dan lembaga keuangan meningkatkan produktivitas, memperbaiki kinerja keberlanjutan, dan mengelola risiko. Basis klien Farmdar mencakup perusahaan global seperti Corteva Agriscience dan Bayer Crop Science, serta perusahaan nasional seperti Thai Roong Ruang Group, lebih dari 30 produsen pangan termasuk pabrik gula terkemuka, serta lembaga keuangan seperti Bank of Punjab. Informasi selengkapnya: farmdar.ai.

Tentang Asian Development Bank Ventures
ADB Ventures adalah perusahaan modal ventura milik Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB). ADB Ventures berinvestasi pada perusahaan teknologi yang berada dalam tahap perkembangan awal, serta berpotensi mengembangkan skala bisnis dan berdampak positif terhadap iklim di negara berkembang di Asia. ADB Ventures menyalurkan pendanaan awal (seed stage dan early stage). Di sisi lain, ADB Ventures juga menyediakan layanan permodalan, analisis mendalam, dan jaringan bisnis. Dengan demikian, perusahaan teknologi unggulan dapat mengurangi risiko ketika merambah pasar baru dan mempercepat pengembangan skala operasional. Informasi lebih lanjut tersedia di ventures.adb.org.

Farmdar memanfaatkan AI dan data satelit untuk analisis pertanian yang meningkatkan hasil panen dan kinerja keberlanjutan di Asia. Didukung ADB Ventures, Farmdar mentransformasi sektor pertanian di Thailand, Pakistan, dan negara-negara lain.
Farmdar memanfaatkan AI dan data satelit untuk analisis pertanian yang meningkatkan hasil panen dan kinerja keberlanjutan di Asia. Didukung ADB Ventures, Farmdar mentransformasi sektor pertanian di Thailand, Pakistan, dan negara-negara lain.

 

Platform AI Farmdar mengubah data satelit menjadi analisis yang sangat akurat, membantu para petani dan pelaku agrobisnis di Thailand dan Asia dalam mengambil keputusan.

Follow WhatsApp Channel pusatsiaranpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MONDEVITA MENGAKUISISI SAHAM MAYORITAS DI UNDERSCORE DISTRICT, PERUSAHAAN INDUK MAGLIANO, SEBAGAI LANGKAH KEDUA DALAM MEMBANGUN PLATFORM MEREK MEWAH ITALIA BARU
HIKSEMI Tampilkan Solusi Penyimpanan Data untuk Seluruh Skenario di Ajang DTI Indonesia 2026, Dukung Pengembangan AI di Asia Tenggara
Huawei Jadi Mitra bagi Ajang GSMA M360 ASEAN 2026
Cision Raih MarTech Breakthrough Awards 2026 untuk Pemantauan dan Analisis Media Sosial, Distribusi Siaran Pers, dan AEO
Fair Finance Asia Desak Perbankan Hentikan Pendanaan untuk Sektor Batu Bara di ASEAN
Shueisha Perluas Jangkauan Global melalui MANGA MILLION, Platform Manga yang Tersedia dalam 100 Bahasa
Haier Gandeng AO 1 Point Slam, Buka Peluang bagi Petenis Komunitas Tampil di Ajang Grand Slam
SUS ENVIRONMENT Raih Dua Proyek WtE di Indonesia, Percepat Ekspansi Global

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:32 WIB

MONDEVITA MENGAKUISISI SAHAM MAYORITAS DI UNDERSCORE DISTRICT, PERUSAHAAN INDUK MAGLIANO, SEBAGAI LANGKAH KEDUA DALAM MEMBANGUN PLATFORM MEREK MEWAH ITALIA BARU

Jumat, 7 Agustus 2026 - 04:14 WIB

HIKSEMI Tampilkan Solusi Penyimpanan Data untuk Seluruh Skenario di Ajang DTI Indonesia 2026, Dukung Pengembangan AI di Asia Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:42 WIB

Huawei Jadi Mitra bagi Ajang GSMA M360 ASEAN 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Cision Raih MarTech Breakthrough Awards 2026 untuk Pemantauan dan Analisis Media Sosial, Distribusi Siaran Pers, dan AEO

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Fair Finance Asia Desak Perbankan Hentikan Pendanaan untuk Sektor Batu Bara di ASEAN

Berita Terbaru

Malaysian Communications and Multimedia Commission Chief Corporate and International Officer En Syahrilazli Mahammad(middle) witnessing the exchanging of documents between Head of APAC, GSMA Julian Gorman(left) and Jason Tao, Vice President of ICT Marketing & Solution Sales Dept, Huawei Asia Pacific(right).

Press Release

Huawei Jadi Mitra bagi Ajang GSMA M360 ASEAN 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 00:42 WIB