Home BISNIS Wakil Mendag Sebut Indonesia Jajaki Peluang Ekspor Produk Digital

Wakil Mendag Sebut Indonesia Jajaki Peluang Ekspor Produk Digital

6
0
Wakil Menteri Perdagangan RI, Jerry Sambuaga. /Instagram.com/@jerry.sambuaga.

PUSAT SIARAN PERS – Pandemi Covid 19 yang membawa dampak negatif di berbagai sektor usaha di Indonesia, memunculkan banyak ide baru untuk pengembangan usaha. Salah satunya yang kini tengah dibidik oleh Kementerian Perdagangan adalah produk digital.

Wakil Menteri Perdagangan RI Jerry Sambuaga dalam acara webinar dengan tema “Memetakan Peluang Bisnis di masa Pandemi Covid19” yang diselenggarakan STIE Bisnis Indonesia mengatakan, pandemi covid 19 membuat banyak bidang usaha beralih dari konvensional ke digital yang dilakukan secara online sehingga membuka peluang baru berupa potensi pasar digital.

“Saat ini ekspor perdagangan luar negeri kita masih didominai sektor migas dan non migas. Namun dengan adanya perubahan perilaku konsumen, membuka peluang bagi kita untuk menjajaki ekspor dalam bentuk produk digital,” ujar Jerry, Kamis 26 November 2020

Menurutnya, produk digital yang kini tengah dijajaki untuk bisa dikembangkan dan diekspor adalah game online. Saat ini, lanjutnya, Indonesia sudah banyak memiliki creator game online yang seratus persen merupakan karya anak bangsa.

“Korea Selatan, pendapatan utamanya bukan dari K-POP tapi dari game online. Dengan berjualan game online bisa menghasilkan puluhan juta dolar. Kita tinggal mendorong agar hal itu bisa kita lakukan,” tambahnya.

Lebih lanjut Jerry mengatakan, saat ini Kemeneterian Perdagangan mengidentifikasi adanya empat peluang yang bisa di manfaatkan ditengah pandemi wabah Corona ini, diantaranya adanya pertumbuhan nilai perdagangan produk potensial baru, relokasi pusat industri dan investasi global, pemanfaatan potensi pasar kawasan potensial dan transformasi digital dan perkembangan teknologi yang kian masif.

Pada kesempatan yang sama Direktur Operasi PT Angkasa Pura Logistik Akhmad Munir mengatakan, pandemi covid telah memukul banyak sektor usaha, namun pihaknya merasa yakin bisnis logistik tidak akan banyak terimbas pandemi ini.