Home BISNIS Pemerintah Membebaskan Biaya Beban Pelanggan PLN, Bener Nih?

Pemerintah Membebaskan Biaya Beban Pelanggan PLN, Bener Nih?

12
0
Pembebasan dan diskon Emin bagi pelanggan di bawah rekening minimum (40 jam), dan pembebasan biaya beban atau abonemen. (Foto : energi.com)

Pusatsiaranpers.com, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan  membebaskan biaya beban atau abonemen listrik  pelanggan PT PLN (Persero) sektor sosial, bisnis, dan industri, termasuk layanan khusus.

Langkah itu sebagai stimulus di tengah tekanan ekonomi akibat pandemi covid-19.

Hal itu tertuang dalam Surat Menteri ESDM Nomor 1466/26/DJL.3/2020 pada 3 Agustus 2020 lalu.
 
Menurut Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana, insentif terdiri dari dua jenis, yakni pembebasan dan diskon energi minimum (emin) bagi pelanggan dengan pemakaian energi listrik di bawah rekening minimum (40 jam), dan pembebasan biaya beban atau abonemen.

“Insentif tersebut telah disetujui dan akan diberikan selama 6 bulan, yakni Juli hingga Desember 2020 dan akan menyasar 1,25 juta pelanggan sosial bisnis, industri dan layanan khusus,” kata Rida dalam keterangannya, Selasa (11/8/2020).

Dengan pembebasan energi minimum, pelanggan sektor sosial, bisnis dan industri yang kapasitas listrik terpasangnya di atas 1.300 VA hanya perlu membayar tagihan sesuai jam pemakaian, sedangkan selisihnya akan dibayarkan oleh pemerintah.

Sementara, pada pelanggan golongan layanan khusus, maka skemanya disesuaikan dengan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBL). (inf)