Pusatsiaranpers.com, Jakarta – Upaya pemerintah menurunkan tiket pesawat LCC di jam tertentu dan hari tertentu, dari sisi ekspektasi masyarakat, bisa dipahami. namun ada beberapa catatan :

1. turunnya tiket tsb hanyalah gimic marketing saja, alias tipuan pada konsumen. sebab turunnya tiket hanya pada jam dan hari non peak session. tanpa diminta pun, pihak maskapai akan menurunkan tarif tiketnya pada jam dan hari non peak session tersebut. jadi turunnya tiket pesawat hanya kamuflase saja

2. jika tarif tiket pesawat mau turun signifikan, maka pemerintah harus menghapus PPN tiket sebesar 10 persen, dan PPN avtur sebesar 10 persen juga. di banyak negara tidak ada PPN tiket dan avtur. jadi pemerintah harus bersikap fair, jangan hanya maskapai saja yang diinjak agar tarifnya turun, tetapi pemerintah tidak mau “bagi bagi beban”.. alias mau menang sendiri;

3. kebijakan pemerintah untuk menurunkan tiket pesawat, diluar ketentuan regulasi soal TBA dan TBB, bisa menjadi kebijakan kontraproduktif, yakni sisi keberlanjutan finansial maskapai udara yang menjadi taruhannya. dan endingnya konsumen justru akan dirugikan.

Demikian. Thank you.

Wassalam.

Siaran Pers ini dirilis oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Untuk informasi, dan konfirmasi, hubungi : Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi. Kontak person : 0818195030.


Siaran Pers atau Press Release ini boleh dikutip dan ditayangkan di media cetak, media siber, atau media online. Sebarkan Siaran Pers ini kepada jurnalis lainnya, agar segera ditayangkan. Terima kasih, jika berkenan mencantumkan sumber kutipannya (Pusatsiaranpers.com) di dalam berita media Anda.