Pusatsiaranpers.com, Jakarta – Ratusan masyarakat di sejumlah wilayah di Kabupaten Purwodadi, Jawa Tengah, mengikuti pemeriksaan dan pengobatan gratis yang dilakukan relawan Prabowo-Sandiaga. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian pelayanan keliling Yayasan Padi Indonesia Jaya ke sejumlah kota di Jawa Tengah.

Ketua Yayasan Padi Indonesia Jaya, Eprilia Tri Arum Taurusia mengatakan, Kabupaten Purwodadi adalah kota kedua setelah Wonosobo yang dilewati mobil layanan masyarakat dan branding Prabowo-Sandiaga. Menurutnya, masyarakat sangat antusias menyambut mobil layanan keliling yang digagas relawan paslon nomor urut 02 tersebut.

“Alhamdulillah masyarakat di Kecamatan Gubug dan Kecamatan Ngraji, Purwodadi, sangat antusias menyambut program mobil layanan kesehatan ini. Ada 650 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis,” kata Eprilia dalam keterangannya, Senin (4/3/2019).

Eprilian menuturkan, antusiasme masyarakat mengikuti pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis yang digagas relawan Prabowo-Sandiaga lantaran fasilitas kesehatan belum masuk ke wilayah mereka. Sementara kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan sudah mendesak.

“Keluhan yang terbanyak adalah hipertensi, rematik, sakit kulit dan infeksi saluran pernafasan. Masyarakat sulit berobat karena fasilitas kesehatan jauh dan susah dijangkau,” ungkap Eprilia.

“Mobil layanan keliling ini adalah salah satu upaya Prabowo-Sandi menjemput bola dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat,” imbuh Eprilia.

Tak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, para relawan juga menggelar penyuluhan pertanian. Dalam penyuluhan itu, tim berbagi tips tentang produksi bibit padi dan jagung unggul, proses penanaman, panen, hingga pemasaran hasil panen.

Kepada para relawan, para peserta penyuluhan banyak yang mengeluh soal anjloknya harga komoditas pertanian yang mereka tanam saat musim panen tiba.

“Banyak yang curhat harga padi dan jagung rendah saat musim panen tiba. Padahal ongkos produksi mereka sangat tiggi. Istilahnya ‘ora nyucuk’, hasil panen tidak bisa tutup ongkos produksi, sering merugi petani-petani kita ini. Semoga saat Pak Prabowo jadi presiden nanti kebijakan pro petani diutamakan,” ucap Eprilia. (*)

Siaran Pers ini dirilis oleh Direktorat Bidang Komunikasi dan Media, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.


Siaran Pers atau Press Release ini boleh dikutip dan ditayangkan di media cetak, media siber, atau media online. Sebarkan Siaran Pers ini kepada jurnalis lainnya, agar segera ditayangkan. Terima kasih, jika berkenan mencantumkan sumber kutipannya (Pusatsiaranpers.com) di dalam berita media Anda.