Pusatsiaranpers.com, Depok – Depok Media Center (DMC) mengecam keras segala bentuk intimidasi dan kekerasan terhadap pers.

Terkait tindakan penyerbuan, intimidasi, dan kekerasan yang terjadi di Kantor Radar Bogor, yang terjadi, Rabu 30 Mei 2018.

Aksi massa PDIP dipicu pemberitaan Radar Bogor, yang memajang foto Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri dengan judul ‘Ongkang-ongkang Kaki Dapat Rp 112 Juta’.

Apapun alasannya, prilaku tak terpuji oleh kelompok masyarakat yang mengatasnamakan organisasi politik PDIP Bogor jelas sudah melanggar hukum dan mengancam kebebasan pers yang diatur dalam UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Apapun alasannya, prilaku dan perbuatan tersebut tidak bisa dibenarkan karena juga merupakan salah satu tindak pidana kekerasan dan pengrusakan.

DMC mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas dan menindak tegas para pelaku sesuai hukum.

DMC mendesak Pimpinan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk memberikan sanksi kepada oknum anggotanya yang melakukan tindak pidana kekerasan yang mengancam kebebasan pers.

DMC meminta masyarakat jika keberatan dengan pemberitaan sebaiknya menggunakan hak jawab sesuai Undang-Undang No 40/1999 Tentang Pers.

Siaran Pers ini dirilis oleh Depok Media Center (DMC) di Depok, 31 Mei 2018. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi : Maulana Said, Ketua DMC.

BACA JUGA : LBH Pers Mendesak Kapolri Usut Tuntas Penggerudukan dan Kekerasan Terhadap Kantor Radar Bogor

Geruduk Kantor Radar Bogor, Massa PDIP Dituding Persekusi Kebebasan Pers


Siaran Pers atau Press Release ini boleh dikutip dan ditayangkan di media cetak, media siber, atau media online. Sebarkan Siaran Pers ini kepada jurnalis lainnya, agar segera ditayangkan. Terima kasih, jika berkenan mencantumkan sumber kutipannya (Pusatsiaranpers.com) di dalam berita media Anda.